RSS

Renungan : PERCAYA YANG MEMBERI KEMENANGAN

28 Aug

“Sebab bukan kepada panahku aku percaya, dan pedangkupun tidak memberi aku kemenangan, tetapi Engkaulah yang memberi kami kemenangan terhadap para lawan kami, dan orang-orang yang membenci kami Kauberi malu.”  Mazmur 44:7-8

  1. Sebab bukan kepada panahku aku percaya, dan pedangkupun tidak memberi aku kemenangan,

Perjalanan hidup orang percaya yang walaupun berada dalam penyertaan dan pimpinan Tuhan bukanlah mulus tanpa hambatan;  justru sebaliknya seringkali menghadapi tantangan dan peperangan yang tidak mudah, bahkan sangat berat.

Dibutuhkan senjata yang bisa diandalkan untuk menghadapi peperangan dalam kehidupan ini, dan firman Tuhan menggambarkan bahwa sesuatu yang diandalkan manusia adalah pedang dan panah.

Pedang menggambarkan kekuatan, dan panah menggambarkan ketepatan dalam mengambil keputusan.

Dengan kata lain manusia sering mengandalkan kekuatannya, kekuatan orang lain, kekuatan kegelapan, dan kepandaian dalam memutuskan sesuatu.

Ada banyak contoh yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya orang yang belum mengenal Tuhan, misalnya :

  • Saat seseorang sakit, seringkali yang diandalkan adalah obat-obatan, kepandaian seorang dokter, tabib dalam pengobatan alternatif, dukun, setan dan uang!
  • Saat seseorang dalam masalah dan kesulitan hidup, seringkali yang diandalkan adalah orang lain yang lebih mampu dari dirinya, diri sendiri, kekuatan ekonomi, pesugihan, pelarisan, dll.
  •  Saat seseorang mencari jabatan atau pekerjaan, yang diandalkan adalah kekuatan diri sendiri, keuangan yang dimiliki, atau orang lain yang dianggap bisa membawanya memperoleh kedudukan, bahkan tidak sedikit yang mengandalkan kekuatan setan, jin, pelet, ilmu pengasihan, dll.

Bagaimana dengan orang percaya?

Melalui ayat-ayat yang disampaikan oleh bani korah dalam pemazmur, orang percaya diajak untuk ;

  •  Tidak mengandalkan kekuatan dan kepandaian diri sendiri atau orang lain (pedang dan panah)
  •  Tidak mengandalkan kuasa kegelapan.

Namun bani korah mengajak kita untuk mengandalkan Tuhan!

firman Tuhan berkata,

Yeremia 17:5  Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!

Yeremia 17:7  Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!

  1. Engkaulah yang memberi kami kemenangan terhadap para lawan kami…

Diperlukan keyakinan yang kuat untuk dapat memahami campur tangan Tuhan dalam setiap masalah yang kita hadapi.

Bani korah memahami sepenuhnya, Tuhanlah yang sudah membuat mereka mengalami kemenangan.

Artinya, sebelum berperang mereka sudah terlebih dahulu memiliki rasa ‘PERCAYA’ yang tinggi kepada Tuhan.

  • Mereka percaya bahwa Tuhan yang berdaulat atas hidup mereka,
  • Mereka percaya bahwa Tuhan sanggup menolong mereka,
  • Mereka percaya bahwa mereka akan mengalami kemenangan jika bersandar sepenuhnya kepada Tuhan.

Dan inilah ‘IMAN’ itu, yaitu percaya sepenuh hati kepada Tuhan, yang memberi harapan serta kepastian dalam melangkah dan mengambil keputusan.

Ibrani 11:1  Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Matius 17:20  Ia berkata kepada mereka: “Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, —maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.

Kita tidak akan pernah mengalami mujizat dan kemenangan, jika kita hanya menjadi pendengar dan penonton saja.

Tidak bisa kita hanya berkata,

“ooo… si itu sudah ditolong Tuhan to?”

“ooo… dia ngalami mujizat ya?”

Sementara kita hanya sebatas “INGIN” saja, tapi tidak mau melangkah dalam iman. Bagaimana kita akan mengalami mujizat? Ndak mungkin…

Sama halnya ketika kita melihat orang yang makan bakso, tidak mungkin kita bisa menikmati enaknya makan bakso, jika hanya melihat saja bukan? Kita harus membeli bakso yang sama dan memakannya, barulah kita bisa mengerti, ooo ternyata makan bakso itu, enak ya…?

Nah sekarang kita melihat, bani korah bersukacita atas kemenangan yang mereka alami dalam peperangan…

Mengapa  bisa menang? Mengapa bisa bersukacita? …Karena Tuhan memberi kemenangan kepada mereka!

Kenapa bisa?… Karena mereka percaya kepada Tuhan dengan sepenuh hati mereka, dan mereka mengandalkan Tuhan dalam peperangan yang mereka hadapi.

Jika kita ingin mengalami kemenangan seperti bani korah, sederhana saja,…

Percayalah kepada Tuhan dengan sepenuh hati, dan libatkan Tuhan dalam setiap peperangan hidupmu… pasti akan mengalami pertolongan dan kemenangan!

Yesaya 41:10  janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.

 
Leave a comment

Posted by on August 28, 2012 in Uncategorized

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: